Entrepreneur Muda sebagai Pilar Strategis Ekonomi Kreatif Menuju Indonesia Emas 2045

 Materi tentang peran entrepreneur muda dalam menggerakkan ekonomi kreatif menuju Indonesia Emas 2045 menunjukkan bahwa generasi muda bukan lagi sekadar objek pembangunan, melainkan subjek utama perubahan. Di tengah bonus demografi yang dimiliki Indonesia, keberadaan entrepreneur muda menjadi jawaban atas tantangan ketenagakerjaan, ketimpangan ekonomi, serta tuntutan global yang semakin kompetitif dan berbasis inovasi. Ekonomi kreatif yang bertumpu pada ide, kreativitas, dan teknologi menjadi ruang strategis bagi generasi muda untuk berkontribusi nyata bagi pembangunan nasional.


Penulis materi secara tepat menekankan bahwa entrepreneur muda memiliki keunggulan dalam adaptasi teknologi digital dan keberanian berinovasi. Hal ini relevan dengan kondisi saat ini, di mana transformasi digital menjadi kunci daya saing ekonomi. Kehadiran startup, UMKM kreatif, dan bisnis berbasis platform digital membuktikan bahwa anak muda mampu menciptakan nilai ekonomi sekaligus membuka lapangan kerja baru. Dengan demikian, peran entrepreneur muda tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan sosial dan penguatan ekonomi inklusif.


Namun, materi ini juga mengungkap realitas penting bahwa potensi besar tersebut masih dihadapkan pada berbagai tantangan struktural, seperti keterbatasan akses permodalan, rendahnya literasi kewirausahaan, serta belum meratanya ekosistem pendukung, terutama di daerah. Hal ini menunjukkan bahwa semangat dan kreativitas generasi muda tidak cukup jika tidak diiringi dengan dukungan kebijakan yang berpihak dan sistem yang kondusif. Oleh karena itu, tanggung jawab pengembangan entrepreneur muda tidak dapat dibebankan kepada individu semata, melainkan menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah, lembaga pendidikan, sektor swasta, dan masyarakat.


Menurut pandangan penulis opini ini, materi tersebut sudah cukup komprehensif dalam menjelaskan keterkaitan antara entrepreneur muda, ekonomi kreatif, dan visi Indonesia Emas 2045. Namun, ke depan perlu ditekankan bahwa pengembangan kewirausahaan muda tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga pada nilai etika, keberlanjutan lingkungan, dan penguatan identitas budaya lokal. Dengan demikian, ekonomi kreatif benar-benar menjadi pilar pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan.


Secara keseluruhan, materi ini memberikan gambaran optimis sekaligus realistis tentang masa depan Indonesia. Entrepreneur muda diposisikan sebagai agen perubahan yang strategis dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Jika potensi ini dikelola dengan serius melalui pendidikan kewirausahaan yang kuat, kebijakan afirmatif, dan ekosistem yang terintegrasi, maka ekonomi kreatif tidak hanya menjadi sektor pendukung, tetapi menjadi kekuatan utama transformasi ekonomi nasional.


Penulis : LAILATUL I'ZAATI (Peserta Latihan Kader III BADKO HMI JATIM Tahun 2025 )

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

KKN 21 Unirow Tuban Desa Ngadirejo, Kec. Rengel Tanam 100 Pohon Sirsak di Desa Ngadirejo Bersama Warga dan Pemerintah Desa

Membangun Tim yang Solid dalam Organisasi: Mengelola Konflik dan Perbedaan serta Mengembangkan Budaya Tim yang Positif

Menulis dengan Hati: Pentingnya Menulis dengan Hati dan Membangun Kata-Kata yang Indah dan Menarik