Geopolitik Global dan Tantangan Ketahanan Generasi Digital dalam Menjaga Demokrasi Indonesia di Era 5.0: Perspektif Keislaman dan Keindonesiaan
Perkembangan dunia abad ke-21 menunjukkan bahwa geopolitik global tidak lagi bergerak dalam pola konvensional yang semata-mata ditentukan oleh kekuatan militer dan batas teritorial. Dunia kini memasuki fase geopolitik baru yang ditandai oleh persaingan penguasaan teknologi, informasi, dan data. Ruang siber menjelma menjadi arena kontestasi kepentingan global, tempat negara, korporasi multinasional, dan bahkan aktor non-negara saling berhadapan dalam perebutan pengaruh. Dalam konteks ini, Indonesia tidak dapat berdiri sebagai penonton, melainkan harus memposisikan diri secara sadar dan strategis, terutama melalui penguatan ketahanan generasi digital dan kualitas demokrasi di era Society 5.0. Bagi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), realitas geopolitik digital ini bukan sekadar isu teknokratis, melainkan persoalan ideologis dan historis. Sebab, tantangan zaman selalu menuntut kehadiran kader umat dan bangsa yang mampu membaca realitas secara kritis, sebagaimana mandat Nilai-Nilai Dasar Perju...